Kapan Sebaiknya Menggunakan ‘Has been’, ‘Have been’, dan ‘Had been’?

Kamu sedang duduk bersantai di ruang tamu. Tiba-tiba seorang kenalan dari Inggris masuk ke dalam ruangan tersebut dalam keadaan terengah-engah, ketakutan, dan berkeringat sekujur tubuhnya. Kamu sangat kebingungan dan bertanya,

Where have you been, and what have you done?”

Ohhh… ternyata dia menjadi seperti itu karena habis lari-larian dikejar oleh seekor anjing ukuran XXL yang garang.

Efek horor dikejar anjing tersebut masih dapat anda saksikan hingga ketika anda bertanya kepadanya.

Dannn… itulah present perfect continuous.

Dalam kasus ngos-ngosan dikejar anjing, pertanyaan yang menggunakan tenses seperti berikut tidaklah cocok:

  1. What did you do?‘ tidaklah tepat karena ‘did’ menyatakan bahwa kegiatan/ kejadian tersebut sudah selesai dan tidak ada efek/ hubungan yang masih dapat dirasakan hingga sekarang. Teman anda tersebut sudah tidak ngos-ngosan, dan ia juga sudah tidak lagi ketakutan.Simple past tense lebih cocok digunakan untuk menanyakan hal semacam, “eh, kemarin itu elu dikejer anjing, kan?”. Titik. Sudah tidak ada sebab akibat dari kejadian tersebut pada detik ini juga. Teman anda sekarang sudah cengar-cengir saja. Case closed. Tamat.
  2. Sedangkan ‘what are you doing?‘ lebih tepat digunakan ketika kejadian masih berlangsung detik ini juga (misalkan teman anda berlari-larian di dalam ruangan tersebut dengan pakaian olahraga lengkap, dan ini membuat anda bingung sehingga bertanya, “gapain seh elo sedang lari-larian di ruang tamu gue?” dalam Bahasa Inggris tentunya).

Has been dan have been sebenarnya sama saja. Hanya saja ‘have’ digunakan untuk I, You, We, They, sedangkan ‘has‘ dipakai untuk he, she, it (jangan tanya kenapa, ini memang sudah dari sononya).

Lalu, apakah itu ‘had been’?Ok… Ia mirip dengan ‘has been’ —juga dipakai untuk menjelaskan urutan waktu kejadian dan sebab akibat yang terjadi di masa lampau (ala-ala interogasi film detektif gitu).

Sang pekerja telah sedang bersih-bersih selama 3 jam lamanya ketika pemilik toko tiba.

The worker had been cleaning for three hours when the owner arrived.

Pemilik toko= tiba. Sang pekerja= telah sedang bersih-bersih (urutan waktu= pekerja telah bersih-bersih selama beberapa saat dan masih melakukannya ketika sang pemilik masuk.

Saya harap sampai disini pembaca dapat memahami lebih jelas antara perbedaan kedua tenses ini dan ketiga hal ini.

Tenses dalam bahasa Inggris (dan bahasa lain yang memilikinya) adalah hal yang awalnya sangat saya benci karena sangat membingungkan. Tetapi, setelah menguasainya, ia membuat kalimat menjadi lebih jelaskapan terjadinya dan yang mana duluan, sehingga kalimat menjadi tidak membingungkan.

Kalau anda bingung lagi, ingat saja teman Inggris anda yang dikejar anjing.

cr: Jennifer Gan, berbahasa Inggris, Mandarin, Spanyol, dan tahu 5 lainnya. // Quora

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram
Share on tumblr

YOU MIGHT ALSO LIKE

Leave a Comment