Matematika sebagai Bahasa

Close-up of a A, the 1st Letter of the Latin Alphabet

oleh: R Alya F (XII IBB)

Bahasa merupakan alat komunikasi untuk menyampaikan pesan, informasi
kepada si penerima informasi. Matematika bisa dikategorikan sebagai bahasa.
Karena matematika alat komunikasi yang lebih jelas dan lebih konsisten
dibanding bahasa yang digunakan sehari-hari yang terkadang ambigu. Bentuk
bahasa matematika adalah simbol matematika.


Simbol-simbol yang sering digunakan adalah upaya memudahkan operasi
matematika. Bentuk bahasa yang mempermudah komunikasi dengan orang lain.
Tanpa simbol-simbol kita akan kesulitan melakukan operasi matematika. Simbol
yang digunakan dalam matematika adalah bentuk bahasa, karena simbol dalam
matematika berlaku umum.


Alasan bukti bahwa matematika bisa dibilang sebagai bahasa adalah
penggunaan bahasa matematika pada komputer yang sering kita gunakan yang
terdapat di kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
atau kode standar Amerika untuk pertukaran informasi. Logika matematika juga
adalah salah satu bahasa pemograman yang juga didasarkan pada matematika.
Ketika bahasa yang sering digunakan adalah “empat kali lima tambah
enam sama dengan?” dan jika diubah ke dalam bahasa matematika bisa saja
penulisannya seperti ini 4×5+6 = atau 4x(5+6) =. Dan masing-masing jawaban
adalah 26 dan 44. Inilah sebabnya bahwa matematika sebagai bahasa yang lebih
jelas.


Bentuk lain matematika sebagai bahasa adalah bahasa tubuh. Seperti
halnya ketika Rasulullah SAW pernah mendiamkan istrinya selama satu bulan.
Dalam bahasa sehari-hari, satu bulan ambigu. Bisa saja yang dimaksud 29 hari
atau 30 hari. Karenanya, Rasulullah mengisyaratkan dengan kedua tangannya
seperti gerakan tepuk tangan. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Muslim:

عن جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ – رضى الله عنهما – يَقُولُ اعْتَزَلَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- نِسَاءَهُ شَهْرًا
فَخَرَجَ إِلَيْنَا صَبَاحَ تِسْعٍ وَعِشْرِينَ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا أَصْبَحْنَا لِتِسْعٍ وَعِشْرِينَ. فَقَالَ النَّبِىُّ –
صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ الشَّهْرَ يَكُونُ تِسْعًا وَعِشْرِينَ ». ثُمَّ طَبَّقَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- بِيَدَيْهِ
ثَلاَثًا مَرَّتَيْنِ بِأَصَابِعِ يَدَيْهِ كُلِّهَا وَالثَّالِثَةَ بِتِسْعٍ مِنْهَا.


Dari Jabir bin Abdillah ra. Bahwasannya dia berkata: Rasulullah SAW
pernah mendiamkan istrinya selama satu bulan, lalu Rasulullah
mendatangi kami pada hari ke 29. Kami pun berkata “ya rasul, hari ini
adalah hari ke 29” lalu rasulullah pun berkata “ya ini sudah satu bulan”
(rasul mengisyaratkan dengan kedua tangannya tiga kali gerakan. Dua
kali gerakan pertama dengan sepuluh jari, gerakan ketiga jarinya ditahan
satu).


Matematika lebih tepat jika dikategorikan sebagai bahasa. Tidak sedikit
orang beranggapan bahwa matematika adalah bagian sains. Menurut Wisnu
Subekti dalam zenius.net tentang matematika bahasa sains, teori-teori yang ada di
sains harus bisa dibuktikan dengan mencari bukti yang terjadi di alam. Sedangkan
bukti-bukti matematika di turunkan dari apa yang kita tahu sebelumnya.


Dalam jangkauan yang lebih besar, Ilmu pengetahuan lain yang
terintegrasi dari penggunaan bahasa matematika antara lain dalam ilmu ekonomi,
ilmu geografi, ilmu fisika, dan lainnya. Bahkan untuk urusan agama salah satunya
adalah ilmu faraidh atau pembagian harta waris.


Penulis menemukan fakta yang dikutip dari buku Biografi angka nol.
Bahwa “pada tahap peradaban Islam menduduki puncak kejayaannya, Al-
Khawarizmi, tokoh matematikawan yang kita mesti takjub dan takzim padanya,
mengenalkan penggunaan angka nol dalam konsep matematika yang dicetusnya,
yaitu konsep algoritma”. Algoritma biasanya dijadikan dasar atau pengantar
bahasa pemrograman.


Lalu dalam situs wikipedia tentang tanda sama dengan (=), bahwasannya
tanda sama dengan (=) ditemukan oleh Robert Recode pada tahun 1557. Kabarnya
penemuan simbol sama dengan (=) ini yang mempercepat berbagai penemuan-
penemuan berikutnya di matematika.


Ubahlah pola pikir kita akan matematika. Jika kita berpikir bahwa
matematika hanyalah ilmu hitung menghitung maka akan menemukan kesulitan ketimbang jika kita berpikir bahwa matematika adalah ilmu menemukan pola dari
sesuatu yang acak. Agar lebih mudah mempelajari matematika, ketahuilah
dampak apa yang akan terjadi di kehidupan nyata. Karena matematika sangat
berhubungan dengan kehidupan. Dalam berdagang, dalam pemograman atau
teknologi bahkan dalam agama.

Daftar Pustaka

Seife, Charles. 2008. Biografi Angka Nol. Yogyakarta. E-Nusantara
Anonim, 2018. Symbol sama dengan. Diakses tanggal 9 Januari 2018
melalui https://id.wikipedia.org/wiki/tanda_sama_dengan


Subekti, Wisnu. 2014. Matematika sebagai bahasa 4×6 atau 6×4?. Diakses
tanggal 23 September 2014 melalui
https://www.zenius.net./blog/5326/matematika-bahasa-sains-4×6-6×4

▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️▪️ ▪️▪️

update 2019: monmaap mau ngakak sama tulisan ini 😂

Jadi tulisan ini tuh sebagai syarat lulus dari SMA. Bikin karya ilmiah dalam bentuk esai yang berlandaskan Al-Quran atau Hadits. Hari ini (26-Oct-2019) sebenarnya saya gak tau ini disebut esai atau bukan, soalnya syarat esai gak terpenuhi wkwk

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram
Share on tumblr

YOU MIGHT ALSO LIKE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Matematika sebagai Bahasa

Close-up of a A, the 1st Letter of the Latin Alphabet